RSUD Tarutung menyelenggarakan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) yang diikuti oleh seluruh pegawai,(09/07). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kepatuhan seluruh pegawai terhadap penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Bagian Umum dan Keuangan RSUD Tarutung, Dortianna Simanjuntak. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penerapan K3RS merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh pegawai, pasien, keluarga pasien, maupun pengunjung rumah sakit.
Wakil Direktur RSUD Tarutung Dortianna Simanjuntak juga mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa mematuhi standar operasional dan prosedur keselamatan kerja dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga risiko kecelakaan kerja maupun potensi bahaya di lingkungan rumah sakit dapat diminimalkan.
Materi sosialisasi disampaikan oleh dr. Annisa selaku Ketua K3RS RSUD Tarutung dan Hornida Sinurat dari Kelompok Kerja (Pokja) Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK). Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya penerapan K3RS sebagai salah satu pilar dalam mendukung mutu pelayanan rumah sakit, termasuk pengenalan potensi bahaya di lingkungan kerja, upaya pencegahan dan pengendalian risiko, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta peran aktif setiap pegawai dalam menciptakan budaya keselamatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai RSUD Tarutung semakin memahami pentingnya penerapan K3RS dalam aktivitas sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman dan kondusif serta pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien maupun petugas.
RSUD Tarutung berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan melalui penguatan budaya keselamatan kerja sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang unggul, aman, dan terpercaya bagi masyarakat.